Selasa, 27 Januari 2015

Uji Homogenitas Variansi

Assalamualaikum Wr.Wb ......!!

postingan ini melanjutkan postingan sebelumnya (Normalitas Distribusi) yaitu 5 uji syarat yang harus dipenuhi sebelum menganalisis suatu data menggunakan statistika parametrik. uji yang kedua ini adalah uji homogenitas variansi yaitu menguji apakah kelompok data yang satu dengan yang lainnya memiliki variansi yang sama. Menurut Sudjana (2005: 249), populasi yang memiliki varians yang sama disebut populasi yang memiki variansi homogen dan populasi yang memiliki varians berbeda disebut populasi yang memiki variansi heterogen. Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengetahui sebaran (varians) diantaranya adalah Uji F (uji varians), Uji Bartlett, Uji Levene, uji Park dan Glejser lain-lain. perlu diketahui bahwa penulis pada postingan ini menggunakan Glejser sebagai alat untuk mengetahui homogenetas varians suatu data. 


Baik langsung saja berikut penulis sajikan hasil belajar siswa smk negeri 1 perketongan dalam tabel 1 di bawah ini. jika seorang peneliti ingin menganalisis menggunakan statistika parametrik maka harus dilakukan uji syarat. 

Tabel 1
No Variabel 1 Variabel 2
1
63
65
2
75
75
3
60
75
4
76
85
5
63
85
6
78
80
7
88
85
8
73
70
9
58
85
10
68
85
11
73
90
12
75
70
13
68
85
14
85
75
15
68
75
1. Hipotesis
    H0 :  Variansi1 = variansi2 (homegen)
    H1:   Variansi 1 berbeda degnan variansi2 (heterogen)

2. mengoperasikan SPSS
    1. Buka aplikasi SPSS yang antum miliki (terserah versinya berapa saja)



    2.  Buatlah 2 lapak seperti pada gambar dibawah ini (nama terserah, type pili numeric, label terserah, measure pilih scale)

    3.  Kembali ke data view
    4. Masukkan data 2 variabel diatas kedalam spss dengan di ketik atau copas


    5. Klik menu analyze –pilih Regression---pilih Linier

    6. Akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini



    7. Masukkan variabel 2 ke kotak dependent, memasukkan variabel 1 ke kotak independent --- pilih save ---lalu cari "Unstandardized" lalu centang, OK.

   8. Akan muncul variabel baru seperti dibawah ini.



   9. Abaikan output
   10. Klik menu analyze –pilih Regression---pilih Linier –pindahkan variabel Res( menggantikan Variabel respon) ke dependent –klik save –cari Unstandardized" lalu buang centang, OK



   11. Outputnya

   12.  Pengambilan keputusan
>> Jika sig. lebih besar dari 0.05 maka terima H0 (homoskedastisitas)
>>>Jika sig. lebih kecil dari 0.05 maka terima H1 (heteroskedastisitas) Dari contoh diatas sig. 1.000 > 0.05 dapat disimpulkan bahwa 2 variabel tidak terjadi heteroskedastisitas atau 2 variabel diatas homoskedastisitas. maka data tersebut lolos untuk uji yang ke dua ini. 



Daftar Pustaka
Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Hardjodiputro, Siswojo. 1988. Statistika Nonparametrik: Aplikasi dan Interpretasi Pendekatan     Microcomputer. Jakarta: P2LPTK

Hadi, Sutrisno. 1991. Statistik 2. Yogyakarta: ANDI OFFSET.

Alhusin, Syahri. 2003. Aplikasi Statistik Praktis dengan SPSS.10 for Windows. Yogyakarta: Graha Ilmu.  





 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls
Design Downloaded from Free Blogger Templates | free website templates | Free Vector Graphics | Web Design Resources.